Satu hal yang perlu saya ingatkan bahwa kalau saya sebut KEBENARAN DAN ATAU KEBAIKAN dalam tulisan2 saya itu maksudnya KEBAIKAN DAN KEBENARAN DI SISI ALLAH TA'ALA, bukan dari sisi subyetivitas siapapun termasuk subyektivitas saya.
Saturday, May 08, 2021
MENGAKTIFKAN SISTEM PERTAHANAN DIRI (bag.8)
JH Alifulhaq Terapi Alif
Satu hal yang perlu saya ingatkan bahwa kalau saya sebut KEBENARAN DAN ATAU KEBAIKAN dalam tulisan2 saya itu maksudnya KEBAIKAN DAN KEBENARAN DI SISI ALLAH TA'ALA, bukan dari sisi subyetivitas siapapun termasuk subyektivitas saya.
Satu hal yang perlu saya ingatkan bahwa kalau saya sebut KEBENARAN DAN ATAU KEBAIKAN dalam tulisan2 saya itu maksudnya KEBAIKAN DAN KEBENARAN DI SISI ALLAH TA'ALA, bukan dari sisi subyetivitas siapapun termasuk subyektivitas saya.
Sekarang kembali pada masalah keharusan memahami kandungan Al Quran.
Al Quran harus dijadikan tolak ukur segala perilaku kita baik perilaku dhohir maupun perilaku bathin. Ada dosa dhohir ada dosa bathin. Al Quran harus jadi tolak ukur dalam memandang segala sesuatu baik yang ada dalam diri kita maupun yang ada diluar diri kita. Disinilah letaknya sebagai Al FURQAN.
Dengan demikian Al Quran harus menjadi IMAM dari setiap perilaku kita dalam kehidupan di dunia ini.
Dalam suatu hadts shohih diungkapkan bahwa salah satu pertanyaan Malaikat dalam kubur pada manusia yang baru meninggal, SIAPA IMAM KAMU. Jawaban yang benar adalah AL QURAN. Kalau anda tidak memperlakukan Al Quran sebagai imam yang pantas dalam kehidupan anda, jawaban yang keluar dari anda tidak mungkin Al Quran. Mungkin jawaban yang keluar Facebook, Instagram, YouTube, Twitter, si A, si B dan lain2. Anda tidak bisa bohong. Jawaban yang keluar dari anda adalah apa yang anda perbuat dalam kehidupan anda di dunia.
Satu hal penting yang jarang disadari oleh kebanyakan orang bahwa bahwa bahasa Al Quran adalah bahasa ucapan SPOKEN LANGUGE bukan bahasa tulisan. Apa artinya ini, bahwa apa yang ada dalam Al Quran semuanya merupakan kalimat yang diucapkan oleh Allah Ta'ala. Begitu anda membaca Al Quran, saat itu anda mengucapkan yang seharusnya persis sama yang diucapkan oleh Allah Ta'ala, Rabb anda, Rabb Semesta Alam yang menentukan segala sesuatu termasuk diri anda.
Makanya membaca Al Al tidak boleh salah sedikitpun, meskipun sekedar tanda baca. Saya sudah bahas hal ini dalam tulisan yang lain apa akibatnya kalau salah membaca Al Quran.
Kalau belum bisa baca Al Quran dengan benar belajar dengan penuh kesungguhan. Orang2 yang fasih baca Al Quran, bukan bawaan lahir, tetapi merupakan hasil dari kesungguhan mereka belajar membaca Al Quran sejak umur dini.
Disamping itu jangan sampai anda membaca Al Quran secara serampangan misalnya secara sambil lalu, dalam keadaan ngantuk atau lelah yang membuat anda tidak bisa membaca Al Quran secara benar dan baik.
Ketika mendengar bacaan Al Quran apa yang harus kita lakukan, silahkan baca kembali pembahasan saya pada tulisan berseri DZIKIR YANG JADI AZAB.
InsyaAllah akan disambung.
Bagi anda yang ingin mengetahui tentang buku2 saya silahkan klik yang berwarna merah dibawah ini.
Friday, May 07, 2021
MENGAKTIFKAN SISTEM PERTAHANAN DIRI (bag.7)
JH Alifulhaq Terapi Alif
Sebelum anda masuk ke tahap mengenali syetan dalam diri anda dan membedakannya dari diri anda sendiri dalam arti tahap pengamalannya, satu hal yang WAJIB ANDA LAKUKAN adalah MEMAHAMI KANDUNGAN AL QURAN.
Sebelum anda masuk ke tahap mengenali syetan dalam diri anda dan membedakannya dari diri anda sendiri dalam arti tahap pengamalannya, satu hal yang WAJIB ANDA LAKUKAN adalah MEMAHAMI KANDUNGAN AL QURAN.
Mengapa wajib. Begitu anda mulai fokus untuk mengenali syetan dalam diri dan membedakan dari diri anda akan muncul berbagai bentuk ujian yang akan menghalangi dari tujuan yang ingin anda capai yaitu membedakan antara diri anda dan syetan dalam diri anda. Apa yang terjadi mungkin tidak sama untuk setiap orang dalam bentuk bisikan di hati, di dada, di kepala bahkan bisa di telinga dalam bentuk suara yang bisa anda dengar dengan jelas. Bisa juga kemungkinan muncul sosok pada penglihatan anda di dimensi lain.
Biasanya inti dari bisikan2 atau apapun gangguan tadi mempengaruhi sifat atau kecenderungan yang paling kuat dari anda.
Misalnya kecenderungan anda untuk jadi kaya maka segala hal yang berkaitan dengan kecenderungan anda tadi dibisikkan. Contoh yang dibisiki misalnya kalau kamu mau kaya, lafadz kalimat ini atau kata2 ini sebagai DZIKIR rutinmu secara terus menerus siang malam atau pagi dan petang. Kalau anda tidak teliti maka bisikan tadi akan anda anggap sebagai petunjuk. Kalau sudah begitu anda sudah masuk dalam kategori yang disebutkan oleh Allah Ta'ala sebagai orang yang mengira dapat petunjuk seperti diungkapkan oleh Allah Ta'ala dalam ayat 30 surah Al A'raf.
Apabila anda memahami Al Quran, insyaAllah tidak semudah itu anda percaya bisikan2 semacam itu karena Al Quran disebut juga oleh Allah Ta'ala sebagai AL FURQAN artinya PEMBEDA.
Artinya pembeda disini, dengan memahami secara benar kandungan Al Quran maka anda bisa membedakan secara jelas dan tegas antara perilaku dhohir dan atau batin dalam diri anda, mana yang benar menurut perintah dan pengajaran Allah Ta'ala mana yang tidak. Anda juga bisa membedakan hal yang sama diluar diri anda.
Tidak usah jauh2 saya sudah bahas hal semacam ini di tulisan berseri sebelumnya yang berjudul DZIKIR YANG JADI AZAB.
Mungkin anda sudah diajarkan oleh guru anda, ustadz anda atau kiyai anda cara berdzikir dan telah anda mendapatkan hasil sesuai dengan harapan anda dari mengamalkan dzikir yang diajarkan.
Sekarang saya bertanya kalau DZIKIR anda tadi tidak sesuai dengan perintah dan pengajaran Allah Ta'ala seperti yang saya bahas di tulisan berseri sebelumnya yang berjudul DZIKIR YANG JADI AZAB, anda pilih mana, apakah memilih yang diajarkan oleh guru anda, ustadz anda, kiyai anda atau yang diperintahkan dan diajarkan oleh Allah Ta'ala. Silahkan jawab sendiri.
InsyaAllah akan disambung.
Bagi anda yang ingin mengetahui tentang buku2 saya silahkan klik yang berwarna merah dibawah ini.
Thursday, May 06, 2021
MENGAKTIFKAN SISTEM PERTAHANAN DIRI (bag.6)
JH Alifulhaq Terapi Alif
Allah Ta'ala dalam Al Quran berulangkali menegaskan laranganNya bagi semua manusia JANGAN MENGIKUTI LANGKAH SYETAN. Saya belum hitung berapa kali pengulangan tersebut.
Allah Ta'ala dalam Al Quran berulangkali menegaskan laranganNya bagi semua manusia JANGAN MENGIKUTI LANGKAH SYETAN. Saya belum hitung berapa kali pengulangan tersebut.
Mungkin ada diantara anda yang nyeletuk, "Gua nggak pernah lihat syetan lewat, boro2 ngikutin langkahnya". Kalau yang bersangkutan mendengar atau membaca tentang syetan dia akan nyeletuk, " Au ah gelap". Ini tampaknya seperti lawakan, tetapi kalau kita renungkan, ini merupakan potret dari kebanyakan manusia.
Coba anda renungkan sendiri larangan Allah Ta'ala diatas. Syetan mana yang dimaksudkan. Kalaupun anda tahu syetannya, lantas seperti apa langkahnya, bagaimana cara mengetahui bahwa itu langkah syetan. Kalau anda sudah tahu secara benar dan akurat pertanyaan2 tadi itu sangat baik bagi anda.
Janganlah kita sampai kebablasan seperti moyang kita Adam dan Hawa as, dilarang mendekati suatu pohon tertentu, malah memakan buahnya.
Mengikuti langkah syetan saja dilarang oleh Allah Ta'ala, apalagi mengikutinya bulat2 siksaan dan azabnya luar biasa. Silahkan anda cari sendiri tentang hal ini dalam Al Quran. Tetapi kenyataannya, kebanyakan manusia mengikuti syetan bulat2 secara sadar maupun tidak sadar.
Syetan yang dimaksudkan oleh larangan diatas adalah syetan yang ada dalam diri setiap manusia seperti yang sudah dibahas sebelumnya.
Jadi syetan yang telah ditetapkan oleh Allah Ta'ala sebagai MUSUH YANG NYATA ada dalam diri setiap manusia.
Kalau sudah ditetapkan sebagai musuh, maka wajib hukumnya melawannya. Mengikuti langkahnya saja adalah larangan.
Oke kita terima syetan sebagai musuh dan ada dalam diri kita, tetapi bagaimana melawannya, sementara kita tidak tahu seperti apa syetan itu, dimana adanya dalam diri kita kok kita tidak tahu, tidak merasakan ada syetan, kalaupun tahu dan terasa ada, seberapa kekuatannya dan bagaimana musuh tersebut menyerang kita dan bagaimana melawannya. Banyak lagi pertanyaan yang berkaitan dengan syetan dalam diri kita.
Sampai disini silahkan anda renungkan dulu pertanyaan2 diatas.
Sulit dan rumit memang dan cukup krusial seperti yang saya ungkapkan sebelumnya. Tetapi ini harus diketahui dan harus dipahami kalau kita mau selamat di dunia sampai di akhirat nanti.
Bagaimana cara mengenal musuh dalam diri kita secara akurat membedakan dengan diri kita sendiri insyaAllah akan dibahas dalam topik ini. Saya berusaha menghindari pembahasan yang bersifat teoritis balaka tetapi berusaha membahas sebagai dasar cara amaliah dalam prakteknya. InsyaAllah.
InsyaAllah akan disambung.
Bagi anda yang ingin mengetahui tentang buku2 saya silahkan klik yang berwarna merah dibawah ini.
Wednesday, May 05, 2021
MENGAKTIFKAN SISTEM PERTAHANAN DIRI (bag.5)
JH Alifulhaq Terapi Alif
Sejak Adam dan Hawa as diciptakan Allah Ta'ala telah menetapkan syetan sebagai musuh nyata bagi mereka berdua dan untuk semua anak keturunan mereka yaitu manusia.
Sejak Adam dan Hawa as diciptakan Allah Ta'ala telah menetapkan syetan sebagai musuh nyata bagi mereka berdua dan untuk semua anak keturunan mereka yaitu manusia.
Hal yang harus dicatat dan diingat baik2, tidak mungkin Allah Ta'ala dalam penetapannya tadi tidak membekali diri keduanya dan anak keturunan mereka Kekuasaan dan Kekuatan untuk melawan musuh tadi karena dia Maha Adil, Dia Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
Lantas kenapa Adam dan Hawa as kalah sama musuh mereka berdua sampai memakan buah terlarang. Saya sudah bahas hal tersebut .dalam buku saya, silahkan pelajari kembali. Saya juga sudah bahas secara detail dalam buku saya akibat dari pelanggaran Adam dan Hawa as pada anak keturunan mereka.
Anak keturunan Adam kebanyakan kalah pada musuh mereka.
Kenapa bisa kalah padahal dalam diri mereka masing2 dibekali Kekuasaan dan Kekuatan untuk melawan musuh tadi. Malah kebanyakan manusia lebih takut pada Iblis dan syetan daripada takut pada Allah Ta'ala Rabb Penciptanya, yang sangat sayang pada mereka.
Dalam buku saya MEMBURU IBLIS SAMPAI KE SARANGNYA saya jelaskan seharusnya Iblis dan syetan sangat takut pada manusia kalau manusia tersebut menyadari ada Kekuasaan dan Kekuatan dalam dirinya yang dikarunia oleh Rabb Penciptanya dan tahu menggunakannya untuk melawan musuh mereka tadi. Tetapi kebanyakan fakta yang ada Kekuasaan dan Kekuatan tadi dimanfaatkan oleh musuh mereka sendiri.
Setelah tahu kenapa Adam dan Hawa as kalah sama syetan dan begitu juga dengan anak keturunannya, lantas langkah apa agar seorang anak manusia tidak dikalahkan terus menerus oleh musuh yang senantiasa bercokol dalam dirinya yaitu syetan.
Tahap awal untuk itu adalah MENGENAL DIRI SENDIRI DAN MEMBEDAKANNYA DENGAN SYETAN YANG BERCOKOL DALAM DIRINYA.
Tahap ini sangat krusial dan cukup rumit dalam pelaksanaan dan pengamalannya. Tahap yang sangat menentukan bagi langkah atau tahap berikutnya.
Apabila anda tidak bisa melaksanakan tahap ini secara akurat dan benar sudah bisa dipastikan bahwa tahap berikutnya anda menyimpang mengikuti jalan musuh anda baik secara terselubung maupun terang2an. Disinilah pentingnya anda berdoa dengan sungguh2 seperti saran saya sebelumnya.
Sekarang silahkan anda bayangkan seperti apa kalau anda melaksanakan tahap ini. Mungkin anda bertanya bagaimana caranya dan apa yang terjadi kalau dilaksanakan. InsyaAllah akan saya bahas.
InsyaAllah akan disambung.
Bagi anda yang ingin mengetahui tentang buku2 saya silahkan klik yang berwarna merah dibawah ini.
MENDIAGNOSIS PENYAKIT NONMEDIS
SEMBUH SEKETIKA BUKAN MUKJIZAT ATAU KEAJAIBAN
MEMBURU IBLIS SAMPAI KE SARANGNYA
MENDIAGNOSIS PENYAKIT NONMEDIS
SEMBUH SEKETIKA BUKAN MUKJIZAT ATAU KEAJAIBAN
MEMBURU IBLIS SAMPAI KE SARANGNYA
Tuesday, May 04, 2021
MENGAKTIFKAN SISTEM PERTAHANAN DIRI (bag.4)
JH Alifulhaq Terapi Alif
Masalah paling berat yang dihadapi oleh setiap manusia adalah syetan terutama syetan dalam dirinya.
Masalah paling berat yang dihadapi oleh setiap manusia adalah syetan terutama syetan dalam dirinya.
Allah Ta'ala telah menetapkan syetan sebagai musuh yang nyata bagi manusia. Ini sudah ditetapkan oleh Allah Ta'ala sejak Adam dan Hawa as baru diciptakan. Allah Ta'ala menegaskan bahwa syetan adalah musuh yang nyata bagi keduanya. Saat itu syetan berada diluar diri keduanya. Setelah keduanya memakan buah pohon terlarang maka seketika itu juga syetan bercokol dalam diri keduanya. Seketika itu juga keduanya jadi terhina, pakaian surga yang mereka kenakan lenyap seketika, keduanya saat itu juga jadi telanjang bulat. Keduanya terusir dari surga, tinggal di muka bumi dalam keadaan sulit dan susah, pakaian penutup aurat hanya dari dedaunan. Makanan dan minuman harus cari sendiri tidak seperti di surga sudah tersedia semua apa saja yang mereka inginkan. Mereka juga dipanggang terik matahari, juga guyuran human serta panas dinginnya udara dan cuaca di muka. Kita bisa bayangkan seperti apa penderitaan mereka berdua. Bukan Allah Ta'ala yang mengazab keduanya, tetapi mereka berdua mendzolimi diri mereka sendiri. Karena sebelumnya Allah Ta'ala telah menegaskan pada keduanya kalau mereka mendekati pohon terlarang akan seperti itu kejadiannya. Tetapi yang dilakukan keduanya bukan sekedar mendekati, keduanya malah memakan buah pohon terlarang. Pelanggaran yang luar biasa beratnya. Apakah Rabb keduanya, Rabb kita semua Rabb Semesta Alam murka kepada keduanya. Tidak. Dia Maha Belas Kasih sangat sayang pada keduanya dan anak keturunan mereka dibuktikan dengan diajarkannya secara langsung kepada Adam as, tanpa perantara suatu kalimat taubah yang bunyinya seperti di ayat 23 surah Al A'raf.
Dengan membaca dan mengamalkan kalimat taubah tadi, Rabb mereka mengampuni keduanya. Dan dengan kalimat taubah itu juga keduanya dan anak keturunannya punya peluang untuk kembali ke tempat tinggal awal mereka yaitu surga.
Tetapi syetan sudah terlanjur bercokol dalam diri keduanya dan tetap berada disitu diwariskan pula kepada seluruh anak keturunan keduanya.
Jadi syetan yang telah ditetapkan oleh Allah Ta'ala sebagai musuh yang nyata bagi manusia bercokol dalam setiap diri manusia, bukan diluar diri manusia. Bukan musuh dalam selimut tetapi musuh dalam diri setiap manusia.
Inilah salah faktor kesulitan dan cukup rumit dalam upaya anda mengaktif sistem PERTAHANAN DIRI.
Insyaallah akan disambung.
Bagi anda yang ingin mengetahui tentang buku2 saya silahkan klik yang berwarna merah dibawah ini.
Monday, May 03, 2021
MENGAKTIFKAN SISTEM PERTAHANAN DIRI (bag.3)
JH Alifulhaq Terapi Alif
Sebelum lanjut saya sarankan anda berdoa mohon pada Allah Ta'ala agar dilindungi dari gangguan syetan yang menghalangi anda dalam upaya memahami apa yang akan dibahas dan mohon dibukakan pemahaman yang benar dan akurat atas apa yang akan dibahas.
Sebelum lanjut saya sarankan anda berdoa mohon pada Allah Ta'ala agar dilindungi dari gangguan syetan yang menghalangi anda dalam upaya memahami apa yang akan dibahas dan mohon dibukakan pemahaman yang benar dan akurat atas apa yang akan dibahas.
InsyaAllah anda akan tahu kenapa harus berdoa seperti itu begitu mempelajari tulisan ini dalam upaya memahami topik ini.
Apa yang akan saya bahas titik beratnya adalah dasar2 cara atau amaliah dari topik yang dibahas, sehingga cabang dan kemungkinan untuk dibelokkan atau digeser dari pemahaman yang benar dan akurat banyak sekali.
Topik yang saya bahas ini harus anda camkan dan anda bedakan BUKAN MEMBUAT ATAU MEMBANGUN PAGAR DIRI seperti yang diajarkan dan diamalkan banyak orang. Konten yang saya bahas adalah MENGAKTIFKAN apa yang sudah ada dalam setiap diri manusia, mengaktifkan milik setiap manusia BAWAAN SEJAK DICIPTAKAN bukan BAWAAN SEJAK LAHIR.
Kalau anda bertanya lantas dimana perbedaannya dengan membuat atau membangun pagar diri. Namanya pagar pasti adanya diluar diri, tidak dalam diri. Tujuan membuat pagar untuk melindungi diri manusia dari serangan dari pihak lain yaitu syetan dari luar dirinya. Padahal dalam dirinya ada musuhnya syetan juga seperti yang sudah saya bahas pada tulisan berseri DZIKIR YANG JADI AZAB. Jadi pagar diri yang dibuat seorang manusia logikanya untuk mengamankan dan melindungi juga musuh dalam dirinya.
Macam2 cara orang membuat pagar diri, ada dengan cara membaca rapalan, dzikir, dan ada juga jimat berupa rajahan. Banyaklah.
Sejumlah kasus tentang pagar diri ini pernah saya tangani misalnya orang yang sekarat sekian hari sekian minggu tidak mati2 meskipun dari sudut medis menurut dokter seharusnya sudah mati.
Fakta penting yang saya temukan bahwa makhluk yang jadi pagar ini memakan juga pemilik atau pembuat pagar yang dijaga dan dilindunginya. Jadi bukan lagi PAGAR MAKAN TANAMAN tetapi PAGAR MAKAN PEMILIK TANAMAN.
Insyaallah akan disambung.
Bagi anda yang ingin mengetahui tentang buku2 saya silahkan klik yang berwarna merah dibawah ini.
MENDIAGNOSIS PENYAKIT NONMEDIS
SEMBUH SEKETIKA BUKAN MUKJIZAT ATAU KEAJAIBAN
MEMBURU IBLIS SAMPAI KE SARANGNYA
MENDIAGNOSIS PENYAKIT NONMEDIS
SEMBUH SEKETIKA BUKAN MUKJIZAT ATAU KEAJAIBAN
MEMBURU IBLIS SAMPAI KE SARANGNYA
Sunday, May 02, 2021
MENGAKTIFKAN SISTEM PERTAHANAN DIRI (bag.2)
JH Alifulhaq Terapi Alif
Alhamdulillah dengan pertolongan dan ijin Allah Ta'ala Rabbku Yang Maha Belas Kasih saya lanjutkan tulisan berseri ini.
Alhamdulillah dengan pertolongan dan ijin Allah Ta'ala Rabbku Yang Maha Belas Kasih saya lanjutkan tulisan berseri ini.
Saya bertanya pada anda apakah sudah mempelajari kembali tulisan berseri saya sebelumnya dan tiga buku saya secara mendalam. Apa artinya bagi pembaca dari tiga buku saya, silahkan klik yang warna merah diujung bawah tulisan ini kemudian baca review para pembaca buku2 tersebut.
Jadi kalau anda belum punya buku2nya silahkan pinjam dari teman atau tetangga.
Kalau anda belum membaca tulisan berseri saya sebelumnya yang berjudul DZIKIR YANG JADI AZAB silahkan browsing di blog saya ini. Tulisan2 tersebut tidak dihapus oleh Google. Malah tulisan2 saya sejak awal saya membuat blog masih ada dan masih utuh tidak ada yang kurang suatu apapun dan blog saya ini link atau tersambung dengan delapan blog saya lainnya. Ratusan tulisan saya masih utuh di sembilan bolog says ini.
Ada yang lapor pada saya bahwa dia sudah tamat mempelajari seluruh tulisan saya yang jumlah ratusan tadi dan bersyukur telah mendapatkan apa yang dia cari.
Maksud saya agar anda bisa memahami secara benar dan akurat apa yang saya bahas dalam tulisan berseri ini.
Mungkin ada diantara anda yang menilai Pak Yusuf Hakim ini bawel bangat. Ini ada latarbelakangnya.
Sewaktu saya membuka praktek pengobatan Nonmedis, pada sesi terakhir setiap pengobatan selalu saya wanti2 menegaskan larangan2 yang tidak boleh dilakukan oleh si pasien disaksikan oleh keluarga dan kerabatnya yang ada saat proses pengobatan. Biasanya berulangkali kali saya tegaskan larangan2 tersebut, minimal tiga kali, tetapi kebanyakan lebih dari itu. Sangat sedikit yang mematuhi. Saya paham apa yang akan terjadi dengan pasien tersebut kalau melanggar larangan2 tadi karena Allah Ta'ala Rabbku telah mengajarkan ilmu dan membukakan pemahaman tentang hal tersebut.
Contoh kasusnya ada seorang pasien yang datang ke saya duduk di kursi roda. Selama bertahun‐tahun dia tidak bisa lepas dari kursi roda. Setelah proses pengobatan sekitar 10 menit, tiba2 dia bangun dari kursi rodanya merasakan dirinya sembuh total. Kemudian di rumahnya dia bisa olahraga pagi di jalan lingkungan yang membuat tetangganya heran. Kemana-mana dia naik ojek dan naik bis.
Setelah sembuh total dia melanggar semua larangan2 yang saya tegaskan. Apa yang terjadi. Dia kembali sakit seperti semula. Kemudian datang berulangkali ke tempat saya untuk minta tolong, saya jelaskan padanya bahwa saya tidak bisa lagi menolongnya meskipun saya berdoa dan bermunajad dengan air mata darah. Diapun menderita berkepanjangan sampai meninggal.
Banyak lagi kasus serupa, dilarang cuci darah, dilarang bedah dan tindakan medis lainnya tetapi dilanggar juga dan akhirnya terjadi seperti prediksi saya yang says ungkapkan kepada yang bersangkutan dan para keluarga dan kerabatnya kalau melanggar jiwanya tidak tertolong. Padahal wanti2 saya tegaskan bahwa kasus Nonmedis tidak bisa diselesaikan dengan cara medis akibatnya sangat fatal.
Kejadian tersebut terjadi berulangkali meninggalkan goretan yang dalam dan makin dalam di hati saya. Butuh waktu sangat lama bagi saya untuk memulihkannya.
Itu semua murni kesalahan saya. Seharusnya saya tidak boleh melibatkan hati dan perasaan dalam hal ini, yang benar adalah menyerahkan seluruhnya kepada Allah Ta'ala Rabbku Yang Maha Belas Kasih Lagi Maha Bijaksana. Hak mutlak Dia yang menetapkan apakah seseorang yang saya obati mendapatkan kesembuhan selamanya atau tidak.
Melibatkan hati dan perasaan dalam mengobati seseorang mumbuat saya jadi sangat sensitif. Saya tahu pasien yang duduk dihadapan saya berbohong atau menyembunyikan sesuatu. Saya juga tahu saat pasien saya melanggar larangan2 saya meskipun saya tidak menyaksikan nya. Ini jadi beban yang tidak main2 bagi saya.
Akhirnya saya berhenti total melayani pengobatan Nonmedis. Masalah ini secara lebih detail saya beberkan dalam buku MEMBURU IBLIS SAMPAI KE SARANGNYA.
Untuk alasan yang sama saya tidak membuka pengajaran bidang ini. Saya tidak melibatkan hati dan perasaan saya pada para pembaca tulisan2 saya, hanya sebatas mendo'akan saja karena hak mutlak Allah Ta'ala yang menetapkan apakah anda bisa memahami kemudian mengamalkannya secara benar dan akurat sesuai dengan perintah dan pengajaranNya, atau menyimpangkan pemahaman anda.
InsyaAllah akan disambung.
Bagi anda yang ingin mengetahui tentang buku2 saya silahkan klik yang berwarna merah dibawah ini.
Subscribe to:
Posts (Atom)
