Custom Search
Link

Tuesday, November 11, 2008

Dua Kasus Berat

JH Alifulhaq Terapi Alif

Pada posting saya berjudul MAAF LAHIR BATHIN, saya ungkapkan bahwa habis lebaran rencananya saya menangani/mengobati satu kasus per minggu, ternyata itu tidak bisa terlaksana karena dua kasus yang saya tangani, termasuk dalam kategori berat.
Kasus pertama kalau istilah psikologi mungkin disebut stress berat. Pada tahun 1977 penderita mengalami gangguan susah tidur, kemudian bolak-balik ke dokter tidak sembuh juga. Malah timbul keluhan baru, sakit maag. Setelah dia ke psiater ( dokter jiwa istilah si penderita ), maagnya sembuh dan susah tidurpun teratasi, tetapi harus secara rutin minum obat dari psiater. Tahun 1978 dia tidak mau lagi minum obat dari psiater, kemudian beralih ke pengobatan alternative. Daftar pengobatan alternative yang dia kunjungi dan jalani cupup panjang, tetapi tidak sembuh juga, malah penderitaannya makin parah, bukan susah tidur lagi yang dideritanya, tetapi belakang kepalanya sangat sakit setiap saat sehingga dia tidak bisa berpikir. Tahun 2000 dia kembali ke psiater dan minum obat dari psiater dua kali sehari malam dan pagi. Dia tidak pernah lalai minum obat meskipun hanya sekali, kalau tidak, menurut pengakuannya akan sangat berat penderitaannya kalau terlambat minum obat. Diapun secara rutin ke psiater untuk pemeriksaan rutin dan untuk mendapatkan resep obatnya.
Dia dan keluarganya berupaya mencari tempat pengobatan yang bisa menuntaskan kasus penyakitnya. Akhirnya dia menemukan blog saya ini di internet bulan puasa yang lalu. Pertanyaan pertama yang muncul dari dia ketika ketemu saya, apakah penyakit saya bisa sembuh total, karena dia menjalani kehidupan yang normal tanpa ketergantungan pada obat. Saya katakan :” Insyaallah”. Diapun menjalani terapi dengan sangat disiplin, patuh atas apa yang saya tetapkan dalam kaitan dengan terapi.
Alhamdulilah, setelah dua minggu terapi, diapun sembuh total, tidak lagi minim obat sedikitpun.
Kasus pertama kalau istilah saya adalah internal konflik. Cukup berat, tertapi tidak rumit.
Kasus yang kedua adalah kasus yang sangat berat dan sangat rumit. Saya tidak pernah menemukan kasus semacam ini sebelumnya. Daftar pengobatan yang pernah dijalaninya baik medis maupun non medis sangat panjang. Kalau istilah saya kasus kedua ini termasuk disintegasi akibat faktor internal dan eksternal. Seperti yang saya ungkapkan dalam posting saya di blog ini, ibaratnya kasus kedua ini seperti adonan kue yang hampir saja jadi kue yang tidak bisa lagi diurai alias tidak bisa disembuhkan lagi. Mungkin istilah psikologinya depressi berat atau sangat berat.
Tidak heran penderita dan keluarganya hampir putus asa, tetapi mereka terus berupaya tanpa mengenal lelah.
Meskipun sampai saat ini kasus tersebut masih saya tangani dalam tahap penyelesaiaan akhir, Insyaallah atas pertolongan Allah Rabb Alam Semesta akan bisa tuntas.
Alhamdulillah dengan tata cara baru yang saya terapkan, dalam upaya penyembuhan saya bekerja sangat efektif dan efisien sehingga penyembuhan kasus-kasus berat sebelumnya yang memakan waktu cukup lama, sekarang bisa lebih cepat.

TOP SELLING BUKU TERAPI ALIF
Post a Comment
 
Free Blog CounterEnglish German Translation