Custom Search
Link

Thursday, June 17, 2021

MENYINGKAP TABIR DAN MISTERI DENGAN ILMU 3

JH Alifulhaq Terapi Alif

Sebenarnya kalangan ilmuwan bidang fisika dan astrofisika sudah tahu tentang dimensi2 yang ada di Alam Semesta ini. 
Tetapi itu hanya sebatas dalam formulasi matematika yang berdasarkan rumus Abert Einstein yang terkenal itu E= mc².
Berdasarkan formulasi itu mereka tahu bahwa banyak sekali dimensi yang menjadi bahagian dari alam Semesta ini, tetapi mereka belum sampai pada tingkat PAHAM baru pada tingkat TAHU.
Beda antara tingkat tahu dan paham bisa saya jelaskan dalam perumpamaan berikut. 
Si A tinggal di Jakarta. Dia tahu pasti bahwa B teman main masa kecilnya tinggal di Surabaya. Keduanya tidak pernah ketemu selama 40 tahun. A tahu alamat B, tahu juga B sudah punya isteri dan anak, tahu profesi B. Inilah yang saya maksud tingkat TAHU, artinya A tahu tentang B.
Ketika A datang menemui B di Surabaya, maka mulai ketemu itulah A sudah masuk ke tingkat PAHAM atas B. Dalam kebersamaan antara A dan B sebagai lanjutan dari pertemuan tadi terjadi proses pendalaman pemahaman A atas sahabatnya B.
Dalam bidang science para ilmuwan khususnya bidang fisika ketika meneliti suatu meteri yang sangat kecil yang tidak mampu dilihat dengan kaca pembesar atau pembesar apapun seperti foton, mereka hanya meneliti jejaknya saja, bukan pada materinya. Jadi dalam kasus seperti ini mereka baru sampai di tingkat TAHU belum sampai pada tingkat PAHAM. 
Kembali kepada empat dimensi yang saya sebut sebagai FAKTA ELEMTER. 
Alhamdulillah, saya dibukakan pemahaman oleh Rabbku atas FAKTA ELEMTER tadi lewat jalur amaliah, bukan lewat jalur science. 
Meskipun begitu saya tidak menafikan peranan science sebagai pendukung dalam upaya saya masuk ke tingkat paham. 
Saya sudah tulis secara lengkap dan detail dalam buku saya MEMBURU IBLIS SAMPAI KE SARANGNYA proses amaliah saya sejak usia sangat dini sekitar umur 2 atau tiga tahun sampai dibukakan pemahaman oleh Rabbku atas FAKTA ELEMTER. 
Bagi anda yang sudah mempelajari 3 buku saya tentu sudah tahu seperti apa proses yang saya jalani dalam hal ini. 
Saya perlu memperjelas pernyataan saya diatas tentang jalur amaliah dan jalur science. 
Saya menggunakan science baik dalam upaya menuju tingkat PAHAM dan ketika berada di tingkat PAHAM sebagai pendukung. 
Ketika saya sampai di suatu titik atau suatu tahap saya selalu merujuk pada science dalam arti apakah pencapaian tersebut klop dengan sisi science. Saya berbuat seperti itu agar tidak terjebak dalam Alam mistik.

No comments:

 
Free Blog CounterEnglish German Translation