Custom Search
Link

Tuesday, June 28, 2016

MEMURNIKAN IBADAH BERDASARKAN PEMAHAMAN YANG BENAR ATAS DASAR ILMU DISISI ALLAH

JH Alifulhaq Terapi Alif

Ada sejumlah tanggapan yang disampaikan kepada saya tentang apa yang saya tulis di buku2 saya dan di internet.
Diantara tanggapan itu ada yang menyatakan saya bermurah hati mau membagi ilmu dan mereka merasakan manfaatnya, sampai ada yang mendo'akan saya dan keluarga saya. Ini menjadi kebahagiaan bagi saya yang membuat saya terus bersyukur pada Allah Ta'ala Rabbku.
Jujur saja, apa yang saya lakukan tersebut sebenarnya merupakan pertanggung-jawaban saya pada Allah Ta'ala agar saya diakhirat kelak tidak dipersalahkan karena tidak membagi ilmu yang Dia ajarkan pada saya kepada manusia lain.
Apa yang saya beberkan di buku2 saya dan tulisan2 saya, itu sudah cukup untuk dijadikan dasar ilmu bagi siapapun yang mau mempelajari dengan sungguh2 apabila ingin memurnikan ibadah dan ketaatan pada Allah Ta'ala.
Tetapi ketika saya bicara pada Iblis Tua tentang semangat saya, lewat tulisan2 saya, lewat buku2 saya untuk mengajak sebanyak mungkin umat manusia agar memurnikan ibadah dan ketaatan mereka pada Allah Ta'ala sehingga tidak banyak lagi yang bisa dia jangkau, Iblis Tua hanya terkekeh sebagai tertawa kemenangan.
Saya paham kenapa dia tertawa seperti itu, bukan mengejek saya, tetapi sebagai keyakinan dia yang sangat kuat sejak Adam as diciptakan, tidak akan banyak manusia seperti yang saya harapkan, sebanyak apapun yang saya tulis dan seterang dan sejelas apapun yang saya tulis, tidak akan banyak yang mau memahami dan mengamalkannya.
Meskipun agak risau menghadapi reaksi Iblis Tua ini, saya ingat bahwa sangkaan Iblis ini dibenarkan oleh Allah Ta'ala dalam Al Qur'an, membuat saya tidak patah semangat, saya memohon pertolongan Allah Ta'ala Rabbku untuk tetap kuat melakukannya.
Saya juga paham dibalik reaksi Iblis Tua seperti itu, kalau saya beberkan atau ajarkan untuk mencapai tujuan2 yang sifatnya instant duniawi seperti bagaimana caranya mendapatkan rezeki banyak dan jadi kaya, menjadi penguasa dan kekuasaan, tetap berkuasa, mendapatkan kekuatan spiritual, kemampuan menundukkan manusia lain, kedigdayaan, menundukan hati wanita idaman dan lain2, pasti sangat banyak yang mau belajar dengan mati2an, apapun syaratnya mereka penuhi.
Mereka2 yang berhasil menggapai tujuan2 duniawi lewat pengamalan berbagai macam dzikir, rapalan dan ritual2 lain mereka menganggap apa yang mereka minta cepat dijabah oleh Allah Ta'ala lewat ibadah dan ritual2 yang mereka lakukan, padahal yang menjabahnya kebanyakan Iblis. Kecuali yang benar2 murni ibadahnya, tetapi sangat sedikit yang dijabah oleh Allah. Ini salah satu alasan kenapa Iblis Tua terkekeh.
MAHA SUCI ALLAH RABBKU YANG MAHA MENGETAHUI yang mengajarkan saya segala hal yang saya tidak tahu



Post a Comment
 
Free Blog CounterEnglish German Translation