Custom Search
Link

Sunday, August 06, 2006

Anak Dokter Yang Sering Pingsan

Seorang dokter spesialis mengantar puteranya pada saya. Puteranya siswa SMAN di Jakarta, sering pingsan di sekolahnya. Dia juga sudah minta tolong ke sejumlah koleganya dokter spesialis yang diperkirakan terkait dengan penyakit puteranya. Berbagai bentuk pemeriksaan dan penelitian bidang medis dan dibantu alat canggih sudah dilakukan, tidak juga ditemukan juga penyakit remaja ini.
Dokter tersebut bingung dan khawatir dengan penyakit puteranya. Setelah menjalani dua kali terapi dengan saya, remaja tersebut tidak pernah pingsan lagi.
Kasus yang sama pernah saya tangani, yang menimpa seorang gadis muda pegawai sebuah perusahaan swasta, namun prosesnya sangat lama, sekitar dua tahun lebih baru tuntas. Meskipun kasusnya sama, tetapi tingkat kerumitannya berbeda. Akar persoalan si gadis tersembunyi sangat dalam sehingga sulit untuk mendeteksinya.
Penderita yang sering pingsan tadi penyebabnya adalah kombinasi antara konflik internal dan eksternal. Setan atau jin yang ada di lingkungan mereka baik di rumah, sekolah, kantor dan sebagainya benci dan marah pada diri si penderita karena perilakunya tidak berkenan bagi mereka. Setan yang menyatu dengan diri penderita sama juga kelakuannya, sehingga setan-setan dan jin yang marah dan benci tadi menyiksa diri penderita bersama setannya karena mereka lebih kuat dan lebih berkuasa. Siksaan terhadap setan penderita diteruskan ke diri si penderita, siksaanpun jadi sangat berat sampai dia tidak tahan, pingsan.
Pengobatan medis apapun tidak bisa menyelesaikan kasus semacam ini.
Kembali pada dokter tadi, setelah terbukti puteranya sembuh, diapun mengantar puterinya yang lebih tua. Kasusnya sepele, jerawatan yang tidak bisa hilang selama enam bulan lebih meskipun telah diberi berbagai macam obat jerawat yang dia ketahui. Tiga hari setelah menjalani terapi, jerawat gadis itu hilang, beberapa hari kemudian bekas jewatnya hilang, mukanya kembali mulus.
Dari penglaman saya menolong orang sakit, kita harus waspada dan hati-hati menjalani terapi. Apabila pada pengobatan pertama kita tidak merasakan hasilnya jangan teruskan pengobatan tersebut, apapun alasannya karena bukan kesembuhan yang kita dapat, tetapi penyakit kita tambah parah karena diagnosa tidak tepat dengan sendirinya terapinyapun pasti tidak tepat. Pada pengobatan pertama kalaupun kita tidak sembuh, paling tidak kita merasakan kearah kesembuhan dengan tanda-tanda penyakit yang diderita berkurang.
Sejumlah kasus salah diagnosa dan salah terapi baik dari bidang medis maupun pengobatan alternatif yang datang terlambat pada saya, tidak bisa lagi ditolong.
Langkah pertama yang aman adalah mencari tahu apakah penyakit kita persoalan medis atau non medis. Kalau persoalan murni medis, silahkan dituntaskan dengan medis. Tetapi kalau kasusnya non medis, harus dituntaskan dengan non medis. Kalau gabungan keduanya, yang pertamakali diselesaikan adalah faktor non medisnya baru ke medis

CATATAN :
Saya telah membahas secara mendalam dan detail tentang syetan, jin dan Iblis, seperti apa mereka, bagaimana kehidupan mereka dan dimana mereka hidup, bagaimana interaksinya dengan setiap diri anak manusia yang mengakibatkan berbagai masalah bagi setiap anak manusia.
Saya juga membahas secara mendalam dan detail tentang jiwa setiap anak manusia, apa yang dimaksudkan dengan jiwa manusia, dimana keberadaan mereka, perannya yang sentral bagi setiap diri anak manusia, persoalan yang dialami oleh anak manusia ketika jiwanya error terutama kaitannya dengan penyakit nonmedis atau medis, apa yang membuatnya error dan bagaimana cara atau upaya memperbaikinya dalam arti penyembuhannya.
Semuanya saya bahas menggunakan fakta empiris yang saya peroleh selama menggeluti penyakit nonmedis 30 tahun lebih.
Untuk informasi tentang kedua buku tersebut silahkan klik ini
BUKU TERAPI ALIF

TOP SELLING BUKU TERAPI ALIF
 
Free Blog CounterEnglish German Translation